
Border Fancy Canary termasuk “type canary” yang dikembangkan untuk
menghasilkan kenari dengan fisik yang bagus dan bukan pada lagu.
Dijuluki sebagai “Wee Gem”, burung ini menunjukkan postur yang kecil,
cantik, bodi kompak dan kokoh. Memiliki tubuh bulat dengan bulu sangat
mengkilap. Kenari ini paling banyak menampilkan warna kuning, meski juga
ditemukan dalam berbagai warna lain.
Kali pertama dikembangkan di perbatasan (border) antara lnggris dan
Skotlandia, burung ini kadang sering dikacaukan dengan kenari gloster,
meski bisa dibedakan dari bentuk kepalanya. Di dalam lomba di luar
negeri, bentuk bulat dari burung itu sangat menentukan hasil penilaian.
Burung kenari border ini mencapai panjang 14 cm.

Termasuk “canary type”, kenari Crest atau Crested Canary tergolong
jenis yang tua dan burung kenari dan sudah ada sekitar tahun 1950-an.
Mula-mula di kenal dengan nama Turn crown dan pada permulaan abad ini
dikenal sebagai King of the fancy (Raja Fantasi). Mahkota burung.ini
haruslah besar dan mengembang dari tengah-tengah kepala dan mengembang
ke depan sampai ke paruhnya hampir sejajar dengan matanya sehingga mata
hampir tertutup. Mahkota ini juga mengembang ke arah belakang kepala.
Mahkota Crested Canary yang baik harus memiliki bentuk yang baik,
luas dan tebal dengan bulu-bulu yang lebat dan lembut. Kenari mahkota
adalah burung yang besar dan harus memiliki kepala yang besar, leher
yang besar pendek dan badan bidang, sama seperti kenari norwich. Jenis
crest ada yang mempunyai mahkota, tetapi ada pula yang memiliki kepala
yang polos tanpa mahkota.
Jenis lain yang populer sebagai “type canary” crested (bermahkota.
berjumbai) jadalah Gloster Canary, Crested Stafford Canary, Crested
Norwich Canary, dan Crested Lancashire Canary.

Untuk hobies yang masih awam dengan murai batu, tentu sangat diperlukan pengetahuan tentang
cara membedakan murai batu jantan dan murai batu betina, entah pada saat murai batu tersebut masih berusia
trotol maupun sudah menjadi
bakalan yang mau menginjak dewasa. Bagi sebagian orang,
cara membedakan murai batu jantan dan betina sangatlah mudah, namun sebagian lain, menganggap bahwa hal tersebut sangat sulit mengingat
ciri-ciri murai batu jantan dan murai betina
hampir mirip. Sayangnya, prosentase hobies yang memiliki kesulitan
untuk membedakan trotol murai batu cewek atau cowok lebih banyak
ketimbang yang sudah fasih.
Namun demikian, berdasar dari berbagai sumber yang ada di internet, ada sedikit titik cerah bagaiman
cara membedakan murai batu jantan dan betina. Dan berikut di bawah ini ciri-ciri yang cukup signifikan untuk membedakan murai jantan dan betina.

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk
membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit.
Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat
ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras di banding dengan
cucak ijo betina.
Apabila sudah berganti bulu dewasa, ciri yang paling jelas terlihat
pada cucak ijo jantan adalah munculnya topeng hitam di bagian kepala.
Sementara untuk cucak ijo betina, ciri-ciri nya mulus tanpa topeng
hitam. Ini jelas jauh lebih mudah ketimbang mencari ciri-ciri anis merah
jantan.
Namun pertanyaanya, bagaimana jika kita ingin membeli cucak ijo yang masih trotol? Bagaimana
cara membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia tersebut? Berdasar informasi yang beredar di internet,
ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina adalah sebagai berikut.
Cucak Jenggot atau yang memiliki
nama latin
Alophoxius Bres (Grey-Cheeked bulbul dalam bahasa Inggris) merupakan
keluarga dari Pycnonotidae. Burung pemakan buah ini memiliki suara
besetan yang cukup khas dan sering disertai dengan tembakan, baik itu
cucak jenggot jantan maupun
cucak jenggot betina. Meski oleh sebagian kicau mania cucak jenggo
t
sering di anggap sebagai burung master, namun dalam perkembanganya,
cucak jenggot bisa juga dijadikan sebagai maskot dan bahkan dimaster
oleh burung lain, terutama cucak jenggot jantan.
Untuk bisa membedakan jenis kelamin cucak jenggot, pada dasarnya
memang tidak mudah layaknya mengenali ciri-ciri cucak ijo atau burung
lainya. Namun demikian, berikut di bawah ini sekilas cara membedakan
cucak jenggot jantan dan
cucak jenggot betina.
Cucak Rowo atau
Cucak Rawa
merupakan burung dengan ukuran sedang. Bila di ukur dengan seksama,
panjang tubuh cucak rowo (dari kepala sampai ujung ekor) sekitar 28cm,
tak jauh beda dengan cucak jenggot. Cucak Rowo atau Pycnonotus
zeylanicus, seperti nama yang disandangnya memiliki habitat asli
disekitar rawa, tepian sungai atau tepian hutan.
Ciri-ciri umum dari burung
cucak rowo adalah sebagai berikut:
- Memiliki mahkota dan penutup telinga dengan warna jingga atau kuning jerami pucat.
- Pada bagian mata terdapat garis horizontal berwarna hitam.
- Pola bulu pada bagian belakang adalah kombinasi coklat zaitun dengan corat coret putih.
- Warna bulu sayap dan bulu ekor merupakan kombinasi warna hijau dan coklat zaitun.
- Terdapat warna putih pada bagian dagu / tenggorokan.
- Warna bulu dada dan leher adalah kombinasi warna abu-abu dan corat coret putih.
- Warna bulu pada bagian perut abu-abu.
- Warna bulu bagian pantat kuning.
Burung Kacer
Kacer (Copsychus Saularis) merupakan salah satu burung fighter dengan kicauan yang sangat merdu seperti murai batu. Baik
kacer poci maupun
kacer hitam, rata-rata memiliki kemampuan untuk menirukan kicauan burung lainnya. Oleh karenanya
kacer poci
dan kacer hitam sangat digemari di kalangan kicau mania Indonesia.
Selain bagus untuk sekedar hobi, kacer dapat pula dipelihara untuk
tujuan lomba, khususnya
kacer putih atau
dada putih.
Sementara untuk kacer hitam, lebih sering kita jumpai sebagai burung
kelangenan meski tidak jarang ada pemain yang membawanya ke arena lomba.
Namun demikian, secara umum kacer hitam lebih memiliki nilai jual
dibanding dengan kacer putih. Alhasil, banyak penangkar lebih memilih
indukan kacer hitam dibanding dengan kacer poci.
Burung Pendet Atau Cendet

Burung cendet atau pentet merupakan
burung yang sangat cerdas. Meski warnanya tidak semewah Murai Batu atau
Anis Merah, tetapi tak bisa dipungkiri jika kualitas kicauannya mampu
menghipnotis siapa saja yang mendengar. Belum lagi ditambah dengan
kemampuannya dalam menirukan suara burung lain ataupun binatang lain
seperti walang kecek dan jangkrik. Singkatnya, burung cendet atau
pentet sangat istimewa.
Sayangnya, untuk mendapatkan cendet yang gacor owor-owor dari pagi sampe sore, kita harus bisa mendapatkan cendet jantan. Meski ini tidak mutlak, tetapi sangat diyakini bahwa hanya cendet jantan yang bisa menghibur sang pemilik. Bahkan, dalam latber ataupun lomba, belum pernah terdengar ada peserta yang membawa cendet betina untuk di adu.
Oleh sebab itu, ada baiknya kita mengenali ciri-ciri cendet jantan terlebih dahulu sebelum kita membeli atau memeliharanya. Dan dibawah ini adalah ciri singkat dari cendet jantan atau pentet jantan.
- Bagian pipi dari cendet jantan memiliki warna hitam yang sangat pekat. Jika hitamnya agak pudar, biasanya cendet tersebut berkelamin betina.
- Bentuk kepala cendet jantan biasanya ceper mendatar, sementara cendet betina lebih menggelembung atau agak oval.
- Supit yang dimiliki cendet jantan berbentuk kecil panjang dan
disertai motif garis yang tidak beraturan. Sementara cendet betina
memiliki supit yang agak besar dengan disertai motif garis yang teratur
seperti kembang.
Jikalau para pengunjung merasa keberatan dengan pendapat diatas, sangat ditunggu saran dan masukanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar