Kamis, 19 Januari 2012

apakah anda ingin tau sekilas berita tentang burung lihat blogger gue dong oke... :)


Border Fancy Canary termasuk “type canary” yang dikembangkan untuk menghasilkan kenari dengan fisik yang bagus dan bukan pada lagu. Dijuluki sebagai “Wee Gem”, burung ini menunjukkan postur yang kecil, cantik, bodi kompak dan kokoh. Memiliki tubuh bulat dengan bulu sangat mengkilap. Kenari ini paling banyak menampilkan warna kuning, meski juga ditemukan dalam berbagai warna lain.
Kali pertama dikembangkan di perbatasan (border) antara lnggris dan Skotlandia, burung ini kadang sering dikacaukan dengan kenari gloster, meski bisa dibedakan dari bentuk kepalanya. Di dalam lomba di luar negeri, bentuk bulat dari burung itu sangat menentukan hasil penilaian. Burung kenari border ini mencapai panjang 14 cm.

Termasuk “canary type”, kenari Crest atau Crested Canary tergolong jenis yang tua dan burung kenari dan sudah ada sekitar tahun 1950-an. Mula-mula di kenal dengan nama Turn crown dan pada permulaan abad ini dikenal sebagai King of the fancy (Raja Fantasi). Mahkota burung.ini haruslah besar dan mengembang dari tengah-tengah kepala dan mengembang ke depan sampai ke paruhnya hampir sejajar dengan matanya sehingga mata hampir tertutup. Mahkota ini juga mengembang ke arah belakang kepala.
Mahkota Crested Canary yang baik harus memiliki bentuk yang baik, luas dan tebal dengan bulu-bulu yang lebat dan lembut. Kenari mahkota adalah burung yang besar dan harus memiliki kepala yang besar, leher yang besar pendek dan badan bidang, sama seperti kenari norwich. Jenis crest ada yang mempunyai mahkota, tetapi ada pula yang memiliki kepala yang polos tanpa mahkota.
Jenis lain yang populer sebagai “type canary” crested (bermahkota. berjumbai) jadalah Gloster Canary, Crested Stafford Canary, Crested Norwich Canary, dan Crested Lancashire Canary.

Untuk hobies yang masih awam dengan murai batu, tentu sangat diperlukan pengetahuan tentang cara membedakan murai batu jantan dan murai batu betina, entah pada saat murai batu tersebut masih berusia trotol maupun sudah menjadi bakalan yang mau menginjak dewasa. Bagi sebagian orang, cara membedakan murai batu jantan dan betina sangatlah mudah, namun sebagian lain, menganggap bahwa hal tersebut sangat sulit mengingat ciri-ciri murai batu jantan dan murai betina hampir mirip. Sayangnya, prosentase hobies yang memiliki kesulitan untuk membedakan trotol murai batu cewek atau cowok lebih banyak ketimbang yang sudah fasih.
Namun demikian, berdasar dari berbagai sumber yang ada di internet, ada sedikit titik cerah bagaiman cara membedakan murai batu jantan dan betina. Dan berikut di bawah ini ciri-ciri yang cukup signifikan untuk membedakan murai jantan dan betina.

Pecinta cucak ijo di seluruh nusantara tentu paham betul bahwa untuk membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia dewasa tidaklah sulit. Pendapat ini bukan mengada-ada mengingat ciri-ciri cucak ijo jantan dewasa sangat kontras di banding dengan cucak ijo betina. Apabila sudah berganti bulu dewasa, ciri yang paling jelas terlihat pada cucak ijo jantan adalah munculnya topeng hitam di bagian kepala. Sementara untuk cucak ijo betina, ciri-ciri nya mulus tanpa topeng hitam. Ini jelas jauh lebih mudah ketimbang mencari ciri-ciri anis merah jantan.
Namun pertanyaanya, bagaimana jika kita ingin membeli cucak ijo yang masih trotol? Bagaimana cara membedakan cucak ijo jantan dan betina pada usia tersebut? Berdasar informasi yang beredar di internet, ciri-ciri cucak ijo jantan dan betina adalah sebagai berikut. 

Cucak Jenggot atau yang memiliki nama latin Alophoxius Bres (Grey-Cheeked bulbul dalam bahasa Inggris) merupakan keluarga dari Pycnonotidae. Burung pemakan buah ini memiliki suara besetan yang cukup khas dan sering disertai dengan tembakan, baik itu cucak jenggot jantan maupun cucak jenggot betina. Meski oleh sebagian kicau mania cucak jenggot sering di anggap sebagai burung master, namun dalam perkembanganya, cucak jenggot bisa juga dijadikan sebagai maskot dan bahkan dimaster oleh burung lain, terutama cucak jenggot jantan.
Untuk bisa membedakan jenis kelamin cucak jenggot, pada dasarnya memang tidak mudah layaknya mengenali ciri-ciri cucak ijo atau burung lainya. Namun demikian, berikut di bawah ini sekilas cara membedakan cucak jenggot jantan dan cucak jenggot betina.

Cucak Rowo atau Cucak Rawa merupakan burung dengan ukuran sedang. Bila di ukur dengan seksama, panjang tubuh cucak rowo (dari kepala sampai ujung ekor) sekitar 28cm, tak jauh beda dengan cucak jenggot. Cucak Rowo atau Pycnonotus zeylanicus, seperti nama yang disandangnya memiliki habitat asli disekitar rawa, tepian sungai atau tepian hutan. Ciri-ciri umum dari burung cucak rowo adalah sebagai berikut:
  • Memiliki mahkota dan penutup telinga dengan warna jingga atau kuning jerami pucat.
  • Pada bagian mata terdapat garis horizontal berwarna hitam.
  • Pola bulu pada bagian belakang adalah kombinasi coklat zaitun dengan corat coret putih.
  • Warna bulu sayap dan bulu ekor merupakan kombinasi warna hijau dan coklat zaitun.
  • Terdapat warna putih pada bagian dagu / tenggorokan.
  • Warna bulu dada dan leher adalah kombinasi warna abu-abu dan corat coret putih.
  • Warna bulu pada bagian perut abu-abu.
  • Warna bulu bagian pantat kuning. 
 Burung Kacer

Kacer Poci Atau Kacer Putih
Kacer (Copsychus Saularis) merupakan salah satu burung fighter dengan kicauan yang sangat merdu seperti murai batu. Baik kacer poci maupun kacer hitam, rata-rata memiliki kemampuan untuk menirukan kicauan burung lainnya. Oleh karenanya kacer poci dan kacer hitam sangat digemari di kalangan kicau mania Indonesia. Selain bagus untuk sekedar hobi, kacer dapat pula dipelihara untuk tujuan lomba, khususnya kacer putih atau dada putih. Sementara untuk kacer hitam, lebih sering kita jumpai sebagai burung kelangenan meski tidak jarang ada pemain yang membawanya ke arena lomba. Namun demikian, secara umum kacer hitam lebih memiliki nilai jual dibanding dengan kacer putih. Alhasil, banyak penangkar lebih memilih indukan kacer hitam dibanding dengan kacer poci.

Burung Pendet Atau Cendet

Burung cendet atau pentet merupakan burung yang sangat cerdas. Meski warnanya tidak semewah Murai Batu atau Anis Merah, tetapi tak bisa dipungkiri jika kualitas kicauannya mampu menghipnotis siapa saja yang mendengar. Belum lagi ditambah dengan kemampuannya dalam menirukan suara burung lain ataupun binatang lain seperti walang kecek dan jangkrik. Singkatnya, burung cendet atau pentet sangat istimewa.
Sayangnya, untuk mendapatkan cendet yang gacor owor-owor dari pagi sampe sore, kita harus bisa mendapatkan cendet jantan. Meski ini tidak mutlak, tetapi sangat diyakini bahwa hanya cendet jantan yang bisa menghibur sang pemilik. Bahkan, dalam latber ataupun  lomba, belum pernah terdengar ada peserta yang membawa cendet betina untuk di adu.
Oleh sebab itu, ada baiknya kita mengenali ciri-ciri cendet jantan terlebih dahulu sebelum kita membeli atau memeliharanya. Dan dibawah ini adalah ciri singkat dari cendet jantan atau pentet jantan.
- Bagian pipi dari cendet jantan memiliki warna hitam yang sangat pekat. Jika hitamnya agak pudar, biasanya cendet tersebut berkelamin betina.
- Bentuk kepala cendet jantan biasanya ceper mendatar, sementara cendet betina lebih menggelembung atau agak oval.
- Supit yang dimiliki cendet jantan berbentuk kecil panjang dan disertai motif garis yang tidak beraturan. Sementara cendet betina memiliki supit yang agak besar dengan disertai motif garis yang teratur seperti kembang.
Jikalau para pengunjung merasa keberatan dengan pendapat diatas, sangat ditunggu saran dan masukanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar